in ,

Pemkot Surabaya Siapkan Dana Rp 196 Miliar untuk Tangani Wabah Corona

Surabaya – Pemkot Surabaya menganggarkan dana Rp 196 miliar untuk menangani kasus Corona. Penganggaran itu didampingi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim dan telah berkonsultasi dengan kejaksaan serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan, Pemkot Surabaya melakukan rasionalisasi anggaran Rp 196.408.341.686 bersumber dari pos belanja tidak terduga Rp 12,5 miliar dan belanja langsung Rp 184 miliar.

“Anggaran ini untuk penanganan COVID-19 selama Bulan April dan Mei 2020,” kata Hendro, Minggu (19/4/2020).

Sejumlah kebutuhan mendesak selama pandemi COVID-19 ialah membeli ventilator, disinfektan, Alat Pelindung Diri (APD), dapur umum dan pemberian makan untuk ODP dan PDP. “Pemkot Surabaya juga memberikan bantuan bahan pokok untuk keluarga terdampak dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ujarnya.

Sementara Koordinator Protokol Pemerintahan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, dana Rp 196 M itu akan dibagikan ke beberapa pos anggaran. Salah satu anggaran yang terbesar yakni bantuan bahan pokok kepada MBR.

“Jadi, dari Rp 196 miliar itu, sebesar Rp 161 miliar untuk bantuan sembako bagi MBR. Nantinya, bantuan itu akan berupa beras, abon, kering tempe, apron disposable, sarung tangan dan juga masker,” jelasnya.

Selain itu, pemkot juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 M untuk biaya pemeriksaan, perawatan dan pengobatan dan petugas penanganan COVID-19. Termasuk sarana penunjang lain untuk ruang isolasi di dua tempat.

“Kami juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk pembangunan sarpras wastafel portabel, bilik sterilisasi, dan sarpras lift di salah satu ruang isolasi,” lanjutnya.

Eri menjelaskan, anggaran tersebut memang hanya khusus untuk dua bulan. Apabila kondisinya masih sama seperti sekarang, maka tidak menutup kemungkinan anggaran ini bisa bertambah.

“Apalagi kita sudah melakukan refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19 ini,” tegasnya.

Dia memastikan, dalam melakukan rasionalisasi anggaran hingga penggunaannya, pemkot akan didampingi BPKP Jatim dan berkonsultasi dengan kejaksaan dan BPK.

“Jadi, kita itu sudah didampingi BPKP, juga konsultasi ke kejaksaan dan juga konsultasi ke BPK,” pungkasnya.

Sumber: news.detik.com

Rekomendasi

Ditanya Kapan Wabah Corona akan Memuncak, Ramalan Mbak You Sama dengan Intelijen : Tahun ini Berantakan

Wabah Corona Makin Mengganas, Mbak You Terlihat Lelah Meski Beri Harapan : Mati dan Hidup Sangat Tipis Jaraknya